RSUD KARANGASEM











dwi-sudamaoleh : I Made Dwi Sudama, SKM, MPH

•A.   Pendahuluan

Memasuki era global maka rumah sakit sebagai salah satu dari sistem pelayanan kesehatan masyarakat, dituntut untuk terus-menerus meningkatkan kualitas pelayanannya, mengingat semakin pesat dan majunya perkembangan IPTEK bidang kesehatan, semakin kompleksnya permasalahan kesehatan serta semakin membaiknya tingkat pendidikan dan sosial ekonomi sebagian besar masyarakat yang berakibat semakin meningkatnya tuntutan akan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Salah satu upaya nyata yang sudah dan terus akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan pembangunan nasional adalah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan     serta memperluas jangkauan/cakupan pelayanan, sehingga dapat diterima secara merata oleh semua lapisan masyarakat.

Keadaan tersebut mengharuskan setiap rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta dikelola secara ekonomis dan professional tanpa harus meninggalkan fungsi sosialnya, sehingga mampu survive dan bersaing pada era globalisasi sekarang dan masa yang akan datang.

B. Gambaran Umum Kabupaten Karangasem

   1. Situasi Umum

Kabupaten Karangasem adalah salah satu dari delapan Kabupaten di Bali yang berada pada posisi paling ujung Timur dengan batas-batas wilayah

  • - Sebelah Utara : Laut Jawa
  • - Sebelah Timur : Selat Lombok
  • - Sebelah Selatan : Selat Badung
  • - Sebelah Barat : Kab. Klungkung, Bangli dan Buleleng.

Wilayah Kabupaten Karangasem seluas 839,54 Km2 sebagian besar bertopografi perbukitan dan pegunungan dimana 32,65% merupakan lahan perkebunan, 31,97% merupakan lahan kering dan tandus hanya 8, 74% saja berupa lahan persawahan.

 2. Situasi Sarana Pelayanan Kesehatan

Sampai dengan akhir Tahun 2008, sarana pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Karangasem meliputi :

  • Rumah Sakit umum: 1 buah (milik Pemda, 75 bed).
  • Puskesmas: 12 buah (2 Puskesmas rawat inap).
  • Puskesmas Keliling : 12 buah.
  • Puskesmas pembantu : 57 buah.
  • Pos yandu : 581 buah
  • Rumah bersalin / BP / BKIA : 2 buah (milik swasta)
  • Apotek : 3 buah (milik swasta
  • Laboratorium Klinik : 1 buah (milik swasta)
  • Gudang Farmasi : 1 buah (milik swasta)

Data di atas menunjukkan bahwa RSUD Karangasem merupakan satu – satunya rumah sakit yang ada di Kabupaten Karangasem, yang menjadi pusat rujukan bagi semua sarana pelayanan kesehatan lain yang ada di Kabupaten Karangasem.

Sebagai lembaga yang sarat dengan aktivitas dan beban biaya yang tinggi, Rumah Sakit Umum Daerah Karangasem dituntut untuk mampu memberikan pelayanan yang dapat memuaskan customer. Sehingga diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang professional dalam pengelolaannya.

C. Gambaran Umum RSUD Karangasem

Rumah Sakit Umum Daerah Karangasem yang didirikan pada Tahun 1966. Pada mulanya memiliki 2 buah bangunan yang menempati lahan seluas 10.700 m2. Kemudian pengembangan demi pengembangan dilaksanakan sehingga sampai dengan akhir Tahun 1998 menempati lahan seluas 15.810 m2 yang dipergunakan untuk bangunan 5.294 m 2dan sisanya 9.516 m2 dimanfaatkan sebagai halaman dan lahan parkir.

Pada Tahun 2004 RSUD Karangasem dilakukan pengembangan lagi dengan dibangun kembali IRD baru di bekas Areal Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem dan ruangan perawatan VIP Puri Gangga Usadhi di bekas rumah jabatan Direktur RSUD Karangasem sehingga luas lahan bertambah menjadi 15.825 m2 sedangkan lokasi IRD lama dijaikan gedung ICU (intensive care unit)

Sesuai dengan SK. Menkes RI Nomor 486 / Menkes / SK/V / 1997, tanggal 20 Mei 1997, RSUD Kabupaten Dati II Karangasem ditingkatkan kelasnya dari kelas D Menjadi kelas C. Menindak lanjuti SK. Menkes RI tersebut, Pemda Karangasem telah mengesahkan Perda Nomor 6 Tahun 1998 Tentang Organisasi dan Tata Kerja RSUD Kab. Dati II Karangasem.

 Sejak tanggal 20 November 1999, jabatan struktural sudah terisi masing-masing Direktur, Ka. Sub. Bag. Umum & Rekam Medik, dan Ka. Sub. Bag. Keuangan & program. Kemudian menyusul Surat Keputusan Bupati Nomor : 821.2/2487/Kepeg, Tanggal 27 Mei 2002 telah diisi jabatan Kasi Perawatan dan kasi pelayanan.

Dengan telah dikeluarkannya Perda No. 7 tahun 2008 tentang susunan organisasi dan tata kerja RSUD Karangasem maka jabatan definitif  menjadi bertambah yakni, Direktur, kabag tata usaha yang membawahi tiga subag yakni suab umum & perlengkapan, subbag keuangan dan subag kepegawaian. Kabid pelayanan  & penunjang yang membawahi dua subid yakni subid pelayanan dan subid penunjang pelayanan, bidang pengembangan yang membawahi dua subid yakni subid pengembangan prasarana RS dan subid pengembanan SDM serta bidang keperawatan yang membawahi dua bidang yakni subid asuhan keperawatan dan subid rujukan

1. Visi, Misi dan Tujuan RSUD Karangasem

a. Visi RSUD  Karangasem

“Mewujudkan Pelayanan Prima Secara Mandiri Di RSUD Karangasem”

 b. Misi RSUD Karangasem

  • Menyediakan pelayanan kesehatan prima yang sesuai dengan hak dan kewajiban masyarakat
  • Mengembangkan profesionalisme dibidang pelayanan kesehatan.
  • c. Tujuan RSUD Karangasem
  • Tersedianya pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Tersedianya penunjang pelayanan yang berkualitas
  • Tersedianya tenaga kesehatan berkualitas sesuai dengan standard ketenagaan rumah sakit kelas C
  • Terwujudnya administrasi dan manajemen pelayanan kesehatan yang berkualitas
  • Meningkatnya kesejahteraan karyawan.


{Februari 19, 2009}   Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!



et cetera
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.